Showing posts with label Cerpen. Show all posts
Showing posts with label Cerpen. Show all posts

Saturday, 16 April 2016

Hujan Permata

Banyak sekali hal yang bisa kita bincangkan. Tidak sedikit kesamaan atau cerita-cerita yang mampu mencipta senyum bahkan tawa. Hari-hari dilalui dengan hati. Tidak ada yang menyakitkan. Tidak pernah ada lelehan air dari kelopak mata kecuali karena bahagia. Dulu.

Sering aku berpikir untuk pergi. Menjauh dari lakon yang hanya menoreh luka batin. Namun mengapa sampai sekarang kakiku masih berpijak di lantai rumah beton ini? Diriku pun tidak benar-benar mengerti. Mungkin karena Rein. Atau janji pada almarhumah ibumu untuk tetap setia menjadi istri anaknya.

Kamu tahu?

Monday, 21 March 2016

[CERPEN] Ayah di Genggaman Maya

Biasanya Ayah berkunjung enam purnama sekali. Hari ini pria yang kubanggakan itu datang bersama seorang gadis kecil. Mungkin ia seusiaku. Hanya saja mulutnya memanggilku ‘mbak’. Kulit sawo matang dengan mata yang lebar. Menurutku tidak cantik, tapi bukan berarti si pemilik rambut ikal itu jelek. 

Tidak banyak yang diceritakan orang-orang di rumah tentangnya. Maya.