Thursday, 10 November 2016

Silakan Nikmati (Sendiri) Jalan yang Kau Pilih

Teruntuk engkau yang telah kuuntai tutur nasihat untuk keselamatanmu,
Silakan nikmati jalan hidup yang kau pilih. Tapi tolong, nikmati saja sendiri. Mohon jangan menarikku untuk mengambil arah yang sama. Karena aku beda. Hati ini memiliki keyakinan atas Tuhan Yang Esa. Nurani ini memercayai kehidupan akhirat itu nyata adanya, dan ingin nyaman di sana. Untuk itulah aku wajib mematuhi Rabb-ku.
Tolong pahami dan hormati.
Jadi,
jika apa yang tersampaikan dari lisan dan lakuku tidak bisa melunakkan hatimu yang telah mengeras, tidak bisa mengetuk pintu hati nuranimu ... maka kedua tangan ini akan terangkat tinggi-tinggi. Hanya doa yang akan tetap mengiringi, Insya Allah ...
Karena itu,
Silakan arungi samuderamu, dan aku akan menapaki jalanku.
Pare, 08112016 pada pukul 21.12

No comments: